Laman

Selasa, 03 Mei 2016

Tak Ingin Jauh Dari-Mu

Dalam terik aku mengadu pada-Mu
Beristighfar kepada-Mu
Memohon ampun atas segala kesalahanku
Ayat-ayat-Mu membuat aku tentram
Dalam dekap-Mu aku merasa damai
Sangat damai, hingga tak ingin ku melepasnya
Berkali-kali ku menyebut asma-Mu
Dalam lantunan ayat suci yang masih dilafadzkan
Saat itu juga ku temukan cahaya-Mu
Bersinar begitu terang 
Perlahan, air mata ku menetes
Sempat ku tahan namun tak bisa
Aku terlanjur menangis
Dan Menangis semakin kencang
Ya Allah, aku tak ingin jauh dari-Mu lagi

Semenjak Itu

Kau tiba-tiba hadir
Dalam dunia yang tak bisa aku menyentuhnya
Dalam gelapnya malam saat langit berbintang
Dalam naungan ke tak terjagaan

Malam itu sunyi
Kau mengucapkan kata perpisahan begitu lirih
Membuat aku terhenyak mendengarnya
Nyaris tak percaya

Perlahan, kau menenangkanku untuk tak menangis
Kau mengajakku bermain menghabisi waktumu disini
Kau berusaha membuatku tersenyum
Sebelum kau pergi. Jauh.

Semenjak itu
Tak hentinya bayanganmu berada dalam fikiranku
Karena parahnya, kau tak hanya singgah dalam mimpiku
Aku terus memikirkanmu dalam dunia yang nyata

Semenjak itu
Aku ingin bertemu denganmu setiap harinya
Aku ingin melihatmu dengan wajah bahagia
Aku ingin kau mengajariku sesuatu hal yang belum ku ketahui
Mengajariku lebih lama lagi

Bagaimana aku tak bisa henti memikirkan tentangmu?
Bagaimana tentang mimpi itu?
Aku takut, kau benar-benar pergi jauh
Aku takut, kau tak bisa mengajarku lagi

Aku masih ingin melihat simbol Yunani yang kau tulis
Aku masih ingin bercoletah tak jelas denganmu
Atau bercanda khas remaja
Karena aku fikir,
Aku telah tertarik dengan kelakarmu itu