Laman

Jumat, 12 September 2014

Praja Muda Karana


Nafas sesekali terhela
Kaki sesekali terhenti untuk melangkah
Tegukan air sesekali mengalir segar ketenggorokan
Keringat sesekali mengucur deras
Karna tubuh yang terus saja aktif bergerak
          Dibawah teriknya sinar mentari
          Diatas tanah yang tergenang air kotor
          Disini Praja Muda Karana berdiri
          Membawa pengabdian dan janji untuk bangsa
Lelah bukan seperti tamu baru lagi
Keringat bukan penghalang tuk berhenti
Dahagapun masih dapat tertahan
Karna yang kami pegang adalah semangat yang berkobar
          Inilah Praja Muda Karana
          Tak ada takut
          Tak ada pengecut
          Dan tak ada menyerah untuk berkata
Biarkan kaki ini terus melangkah
Melewati sinar terik sang surya
Melewati derasnya air hujan hingga baju basah
Sampai pengabdian itu dapat terbawa dengan gagahnya
          Inilah regu Praja Muda Karana
          Dengan perjuangan, rintangan terhapi
          Dengan keyakinan, sulit teratasi
          Dan dengan kebersamaan, semua takkan mampu terbebani
Biar bendera regu berkibar
Menjadi tanda sebuah kehormatan
Yang akan menjadi akar
Untuk Praja Muda Karana
          Hidup Praja Muda Karana
          Jiwa Pramuka takkan menjadi sebuah kelelahan
          Tapi semangat yang terus menyala dan berkobar
          Yang akan tertanam untuk selamanya
         
          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar